BENGONG MELULU

Opening act: daun-daun berguguran di atas dua sejoli memadu asmara. Act one, scene one: french kiss sampai liur ke mana-mana, ke pipi, ke baju, ke rok, ke celana.Act one, scene two: burung terbang ke atas pohon ‘cinta’. sakit perut. diare. mencret. taik terjun bebas ke kepala si laki-laki. “TAIK!” Act one, scene three: perempuan kaget. bingung. merah padam. “APA?! BRENGSEK KAMU.” menangis. pergi. laki-laki bengong. Act one, scene four: laki-laki lari juga. mengejar perempuannya. Act two, scene one: perempuan capek. napas dulu ah. laki-laki berhenti di depannya. mata memelas. tanda tanya. perempuan melihat. terdiam. mata menyalak. tanda seru. nyetop taksi. laki-laki bengong lagi. dua menit kemudian, nyetop taksi juga. Act two, scene two: perempuan menangis di dalam taksi. laki-laki cemas di dalam taksi. hp bunyi. tersenyum sebentar. “ke tempat biasa ya? I love you too honey..”. telepon berakhir. tekan keypad, cari nomor, dial. di taksi perempuan, hp berbunyi. melihat id caller. langsung reject. laki-laki dial lagi. direject lagi. batere habis. Act two, scene three: perempuan sampai di rumahnya. langsung masuk. tutup pintu. laki-laki turun dari taksi. kejar. terlambat. ketok-ketok pintu. ada suara, “Ma, kalo ada cowok nyari aku, bilang aja aku ga mau ketemu.” pintu dibuka. laki-laki bengong lagi. perempuan cantik separuh baya berbisik “Sayang, kamu kok tau rumahku di sini?”
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: