Monthly Archives: May 2005

file – x

“jaman apa ini. gombal di sana sini. jujur yang dulunya ada di posisi pertama, sekarang kritis. deket-deket tahap eliminasi. hampir tersingkir dai babak spektakuler. memang, yang berkualitas tinggi dirasa mengancam. harus cepat-cepat pergi. lagipula hidup dalam buaian gombal lebih enak, lebih indah.”

kemudian terdengar gelas pecah dan air tumpah.

Advertisements

please be careful with my heart

rambut-rambut sang dewi. hitam berkilau keperakan. berserakan di lantai. dari marmer italia, warna putih bersih. kemudian datang seekor kijang bertanduk emas. mencium rambut-rambut itu lalu menangis. sang dewi hanya diam, menatap kijang, siratkan terima kasih. kemudian ia mengumpulkan rambut-rambutnya menjadi sebuah syal terindah dan terhangat.

dua hari berlalu, kijang itu datang lagi. lalu giranglah hati sang dewi, ia hadiahkan syal itu pada sang kijang. “please be careful with my heart.”

aku menulis kisah ini untukmu, sahabatku. harap kau memikirkannya dalam hatimu untuk hatimu.

inseparable…


Inseparable, that’s how we’ll always be, Inseparable, just you and me

It’s so wonderful to know you’ll always be around me

Incredible, what you are to me, Incredible, you bring out the woman in me

With your style of love, inseparable, yes, we are

We’re like a flower to tree, like words to a melody of love

There’s no way we can break up, No words that can make us blow our thing

We’re just inseparable, that’s how it is, Inseparable for the rest of our years

It’s so wonderful to know you’ll always be around

taken from Inseparable by Natalie Cole Posted by Hello

lost.

namaku Anda. tapi aku bukan anda. aku punya aku sendiri meski namaku bukan Aku. aku sering melihat foto Aku yang digantung di ruang tamu rumahku. wajahnya tak asing, kupikir. matanya sama dengan mataku. ah, malah wajah kami sama. rambut kami sama. postur tubuh kami sama. mungkinkah Aku kembaranku? aku sempat bertanya pada orangtuaku. tapi mereka malah tertawa. mereka kira aku bercanda dan tak pernah menanggapiku kecuali dengan tawa yang lama-lama seperti mengejek. aku urungkan niatku bertanya karena aku tak suka diperlakukan bodoh. namun tak bisa kupungkiri. aku penasaran. siapa sebenarnya Aku? aku berdiri berjam-jam setiap hari memandang foto Aku. perlahan-lahan aku menjadi semacam terobsesi. tidak melakukan aktivitas apapun kecuali menatap foto Aku. herannya, orangtuaku sama sekali tidak peduli. mereka hanya diam melihatku. namun lama-kelamaan aku muak dengan Aku. kulihat banyak titik-titik hitam di wajah Aku, matanya yang tak seimbang dengan proporsi kiri yang lebih besar, rambutnya yang rontok di bagian tengah. ah banyak sekali cacatnya! kemuakkanku sudah mencapai ambang batasnya, akhirnya aku membuang foto Aku tapi aku tak tega membakarnya karena aku sadar Aku butuh hidup di tempat lain. aku sadari, aku lebih suka diriku, Anda. herannya, setelah aku mengenyahkan Aku, orangtuaku tampak sedih. aku bingung. ketika aku bertanya, mereka balas bertanya, “Siapa anda?”

lukisan – meja

lukisan di atas meja
aku menggores segaris
tanpa bentuk, abstrak
karena aku suka abstrak
aku suka melihat leleran tinta
bercampur air mata

lukisan di atas meja
bertanya
aku tak mendengar
tapi aku tahu mereka bertanya

tangan patah
jari terbalik
membelai lukisan di atas meja

gelap dan terang
di atas meja
dan cap bibir di tengahnya
seperti lukisan vaginaku
di atas meja

kupu-kupu

kupu-kupu fly by
aku tertidur

kupu-kupu fly by
tertidur di atas kakiku
hijau dan biru keperakan

kupu-kupu fly by
menghisap leher dan pinggulku
satu

kupu-kupu fly by
di atas kepalaku

rintihan perih perpisahan
kupu-kupu away

hujan.

kemarin hujan. aku berlari di tengah lapangan rumput. menyambut hujan layaknya seorang anak kecil. berlari dan tertawa-tawa. rasanya begitu membebaskan. kepenatan terbawa oleh aliran hujan. aku rasakan tetes-tetesnya menjamah tubuhku. sampai orgasme. dingin tapi hangat. aku berbaring memeluk tanah. aku ingin berbagi kebahagiaanku, cerita-ceritaku di tengah hujan kepada rumput-rumput, saksiku. dan aku dengar lirihan mereka. nada riang yang tulus dan murni, yang tak pernah kudengar seumur hidupku.

kemarin hujan. aku sekarang berbaring di kamar kumuhku. demam dan kecanduan.

hope, everlasting.

aku tak mau kamu pergi. aku berdoa setiap hari kamu berada di sisiku. aku sedih melihatmu patah hati. aku tak bisa berkata ketika melihatmu hancur. aku hanya bisa diam dan merangkulmu dengan kebesaran hati. aku sayang kamu, tanpa erotisme yang orang selalu kira kala seorang laki-laki dan perempuan sering berjalan seiring bersama. kamu bisikkan rahasia padaku tentang alam serta kehidupanmu. aku senang kamu percaya padaku tetapi aku tidak sanggup membiarkan apa yang kamu katakan terjadi. aku belum dan mungkin tak bisa melepasmu karena kau bagian dari hidupku. kau seorang yang kurindu sejak aku kecil. sepertinya aku tak bisa membayangkan hidup tanpa dirimu. kita berbagi kisah kita, termasuk kisah asmara kita masing-masing. bagaimana jika kau tak ada di sisiku, sahabatku? sampai hari ini, aku masih terus berdoa, mohon Tuhan sisakan waktumu lebih panjang bersamaku dan orang-orang yang kau sayangi serta menyayangimu. aku sayang kamu, sahabat.

conscious – level 0

hampir satu tahun berlalu. kamu masih membelai kepalaku dan menindih dadaku. aku tak pernah lelah. aku tak mau melepasmu. teruslah membelai kepalaku dan menindih dadaku, sayangku.

lovable

derap kaki di depan. detak waktu. siara motor beradu. berdecit. telinga pekak. rap Eminem. pusing. ganti suara seksi Craig David. mengantuk. tak mau tidur. langit bergetar. khawatir. ragu. mau pulang. beli kopi dulu. mampir di Starbucks. main mata sama waiter. goda eksekutif muda di samping. pakai senyum menggoda. tapi tetap ja’imlah! pura-pura mau pergi. hitung satu, dua, tiga. kenalan. tukar no HP. janji akan ber-SMS ria. pulang ke rumah. ditelepon teman. mau dugem. mandi. pakai ritual kecantikan. masker dan luluran. pakai body lotion. pilih baju. pakai baju baru yang dikasih pacar. seksi tapi elegan. poles wajah pakai make up, warnanya soft supaya terlihat cantik alami. malem nih, pake eyeliner dan maskara, harus! udah puas? cantik kok. HP bunyi. terima SMS dari cowok yang tadi sore di Starbucks. udah punya pacar belum? tertawa sedikit. jangan balas sekarang. nanti malaman saja, biar penasaran. teman misscall. pake parfum Dunhill Desire. ambil clutch kesayangan. kunci pintu dan rumah. dugem!

derap kaki di depan. detak waktu. suara tiiii…t! dari kardiogram. OD.