vaginaku dan aku

karena aku punya vagina, aku berani mempertahankannya. vaginaku lubang misteri yang sakral, pembawa kehidupan. aku tegaskan sekali lagi, SAKRAL. vaginaku bukan lubang pemuasan nafsu seks laki-laki. akulah yang menentukan vaginaku menerima penetrasi dari batang pohon Adam. jadi jangan sekali-kali mencoba memperkosa vaginaku. vaginaku akan berteriak dan mencercamu setiap saat dan dimanapun juga hingga kau malu dan terkutuk.

vaginaku jelas-jelas menolak dijadikan budak karena vaginaku punya hak untuk mempertahankan dirinya dan AKU.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: