[farewell]

sinar matahari membuai mata-mata kosong yang memendam sepi bagai tak berkesudahan. begitu pula pada tulang-tulang rusuk yang patah mencuat merobek kulit gelap dan tipis mencetak kerangka. terang buat darah-darah berkilauan merah gelap, hampir kering.

kamukah di atas badan-badan tak bernyawa? merekatkan jiwamu pada kepala-kepala tak bertubuh? kamu selalu diam tanpa berbuah jawab. lupakah kamu pada tanya yang terberi?

aku hanya bisa menerka, tanpa aku tahu. hingga kupeluk tubuhmu dengan jiwa yang sudah beradu dengan malaikat-malaikat di sekeliling jalan setapak dekat rumahmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: