forbidden lover

kemarilah kaki-kaki lelah,
sandarkan bahumu di dadaku
dan aku akan nyanyikan lagu cinta untukmu.

aku merasa dan berpikir,
dan pertentangan menumpuk.
terlalu banyak kata dan senyum,
tangis terlalu sedikit.

aku hanya ragu dan aku tak mau ragu.

ketika ada adalah ada
dan tidak ada memang tidak ada.

kemarilah, sayang,
ke tempat perjamuan terakhir kita
dengan satin saju
dan sebuah cermin pecah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: