hidup

ke manakah duniaku berputar?

aku memaku kakiku di pinggir jurang agar aku tak lagi jatuh. aku tak
mau pergi karena rasa takut mendidihkan jiwaku. kera-kera membelai
rambutku dan bergantung pada leherku. mungkin mereka sudah tertidur
terbius nafasku yang dikutuk. aku lahir sebab kutukan yang tercipta
sejak awal dunia.

aku ingin menggapai langit. tipuan ilusionis.

sungai mengaliri nadi rapuhku, dan aku hidup di sini, di sisi
perpisahan Adi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: