sudah

hujan sudah berhenti sebulan yang lalu. laki-laki yang menjepit matahari di urat nadinya, aku masih mengingat surga di bibir merahmu dan singgahnya matamu dalam hatiku. hari ini, aku bertemu denganmu lagi di antara hiruk pikuk hari, dalam suatu pertemuan yang tak sengaja. saat kau tersenyum, aku hanya tersenyum dalam hatiku agar kau tak tahu sebab nanti aku masih ingin bertemu denganmu dalam mimpiku.

saat ini, aku harus bercerai dari kata-kata dan sajak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: