sudahlah!

aku berikan pita satin merah untukmu dan kuharap kau akan mengingatnya, sebagai bunga mawar hitam yang kau simpan dalam dirimu selalu.

kalau kemarin begini, belum tentu besok-besok juga begitu. kau harus tahu bagaimana air berubah menjadi es dan es menjadi sangkar perhiasanmu. asam manis seperti manisan mangga muda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: