the death of democracy

minggu ini adalah minggu yang sebenarnya cukup penting dalam dunia kemahasiswaan fakultas psikologi atma jaya. kampanye calon ketua himapsi, diikuti debat calon ketua, dan akhirnya ditutup dengan pemilihan. sekarang hari minggu dan pemilihan hari senin. selain ketua himapsi, besok juga dipungut suara untuk menentukan wakil angkatan. melihat antusiasme mahasiswa yang rata-rata rendah pada saat debat calon ketua himapsi, saya jadi ragu terhadap organisasi kemahasiswaan di fakultas ini. orang yang datang, itu-itu saja. jangan-jangan kebanyakan orang memilih karena sentimen pribadi sehingga sifat pilihan yang subyektif itu menjadi sangat-sangat super subyektif. untuk tujuan konsistensi, kinerja dan evaluasi pun akan bersifat subyektif pula. ada sedikit keobyektifan, tetapi unsur emosi lebih berperan dominan. saya jadi sedikit berpikir, jangan-jangan mahasiswa fakultas psikologi sudah anti demokrasi. atau karena tidak peduli (dengan alasan sudah pusing dengan tugas kuliah atau lebih jauh lagi sebenarnya takut dengan konsekuensi memilih), demokrasi mati.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: