maka aku tertawa

maka aku tertawa.

karena dinamika hidup yang terus berjalan dan aku masih diijinkan untuk merasanya.
luka-luka hanyalah tanda dalam hidup, yang bisa kupamerkan kelak nanti kepada Tuhan agar Ia tak terlalu bosan di Surga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: