gelisah.

kian hari berlalu, perutku makin besar. aku suka mengusapnya meski tiada detak kehidupan. suatu hari di suatu masa, aku akan rasakan kehilangan karena kemenangan gemilang. ia harus pergi dan memang tak diharap datang apalagi kembali. siksa untukku, bahagia bagiku.

langitku langitku… dayung terus dayung terus, kekasihku.. hingga lelah sesah jiwamu dan tipiskan ragamu. buat aku paling cantik satu dunia!

Jakarta, 25 Desember 2005
8:16 PM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: