Jakarta, 4 Februari 2006

cerminku padamu,
berbayang-bayang buram
bergerak lawan arus malam,
menjiwa dalam satu nafas
desah gairah tanpa henti
hilang ruang dan waktu

suraimu menyentuh retakan
di ujung kiri bawah cermin
gelap berbujur asmara
lintasan andromeda memukau sukma
di antara derai dan mata berkaca biru

kala indah menyentuh,
aku memilih diam

OLiPH
Jakarta, 4 Februari 2006
5:02 PM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: