melukis malam

malam ini aku berkelana lagi
sutra biru menutup payudaraku
doa-doa tengah malam

malam ini aku berkelana lagi
merindu matahari yang kian bersembunyi di cermin bumi
langit kulukis dengan titik-titik perak
salju perak

malam ini aku menghibur lagi
janda-janda yang kesepian
pemuda-pemuda yang tewas menanti
cinta-cinta berserakan di got-got

malam ini aku meneguk cawan bulan lagi
dan ia sudah kelelahan
sampai-sampai tinggal setengah
dan aku harus menunggu lagi

malam ini aku memang menunggu lagi
menulis cerita tentang malam-malam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: