Monthly Archives: October 2006

CARI HATI SAYA

Kenapa saya minta cari hati saya? Saya sendiri dari kemarin-kemarin, sejauh-jauhnya hari, tidak bisa menemukan hati saya. Saya cari di bawah bantal, tidak ada. Saya cari di balik kutang, tidak ada. Saya cari di lalu lalang bus kota, tidak ada. Saya cari di warung-warung, tidak ada. Saya cari di kafe-kafe, tidak berjejak. Jangan-jangan walaupun saya sering ke sana, hati saya tidak pernah ke sana. Saya cari di toko buku, saya malah makin bingung. Ngomongnya beda-beda dan tak pernah ada yang benar. Buktinya saya masih bertanya, ke mana saya harus cari hati saya?

Ke mana? Ada yang tahu?

Siapa bisa cari hati saya? Saya kasih imbalan berjuta-juta dollar
Siapa bisa cari hati saya? Saya kasih istana seperti punya Prince William
Siapa bisa cari hati saya? Saya kasih pria tampan seperti Brad Pitt atau perempuan seksi seperti Angelina Jolie. Terserah siapa yang bisa cari hati saya mau yang mana.
Sayang, kepada siapa yang bisa cari hati saya, saya tak sanggup kasih surga

Mana ada yang percaya
Hati saya kan lagi hilang

OLiPH
Jakarta, 16 Oktober 2006
8:03 PM

Advertisements

DUNIA SABTU SORE

Cahaya kuning membias gelas bening
Memukau mata
Memancing hasrat meneguk wine dalamnya
Seorang anak kemarin sore ingin menyingkap makna di antaranya
Biarkan alirannya menderas di kerongkongannya

Seperempat gelas

Siapa sangka
Ia sudah berpindah dunia
Yang tiba-tiba pecah jadi deretan-deretan kotak
Seperti puzzle

Tatapan orang lalu lalang
Ternyata ia hanya meringkuk di sudut kamar

OLiPH
Jakarta, 16 Oktober 2006
7:54 PM