detak jantung Tuhan

ada waktu menunggu
ada waktu untuk berlari
mencatat
mendengar
melihat
menutup mata

ada gelap
ada saat untuk terang
pagi berganti siang
siang menyeruakkan senja
senja pun berganti malam

ada saat memberi
ada saat menerima
ada kalanya kita marah
kecewa, mungkin sekarang saatnya ikhlas

mungkin kita murka
sekarang barangkali giliran maaf

semuanya adalah ritme hidup
bukan pengejaran
bukan penyangkalan
bukan waktu

diamlah pikiran kecilku
kamu terlalu sering meloncat-loncat

aku ingin diam
karena dalam hening,
aku dengar detak jantung Tuhan

Advertisements

2 thoughts on “detak jantung Tuhan

  1. devieriana says:

    bu.. puisi buagus. Deep meaning banget..
    Love your writing sista.. mmuah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: