Thought for the day: Mirror and Heart

“Dinda, orang bodoh yang ingin mendaki gunung meletakkan cermin raksasa di gunung itu, mengira dengan demikian dapat lebih baik melihatnya. Tetapi yang dilihat hanyalah dirinya sendiri, sangat besar, di cermin seukuran gunung itu. Orang berilmu, untuk mendaki guning, akan meletakkan cermin di hatinya dan di sana ia akan melihat pantulan kebesaran gunung itu serta sungai-sungainya yang paling rahasia.

Dengan Ilmulah orang belajar mengilapkan cermin agar memberikan pantulan yang paling sesuai dengan gunungnya. Bila cermin berdebu atau retak, gunung pun akan berdebu dan retak. Cerminlah yang membedakan. Tetapi Allah, Pencipta gunung dan segalanya, tidak akan tercemar oleh cacat cermin.”

(Centhini: Kekasih yang Tersembunyi, 2004-2006)

If we let ourselves be possessed with hatred, it means that we hate nothing but ourselves. Be possessed with love, true love, then we can see things clearly as God unwrap Her veil on you.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: