Selayang Pandang tentang ‘Kehilangan’

giant floe

giant floe

Ingin itu berbeda-beda bagi tiap insan. Pencapaian ingin orang yang satu akan berbeda dengan yang lain walaupun dari kulitnya, ingin itu bisa tampak mirip dengan orang lain.

Ingin itu irasional, maka ketika satu orang ingin sesuatu, tiada argumen yang bisa patahkan ingin itu.

Namun ketika Tuhan berbisik, siapa pula yang bisa pertahankan ingin itu. Ketika orang berjalan, tiadalah orang lain tahu: apa yang Tuhan bisikkan padanya dan kapan Tuhan berbisik padanya.

Tahu-tahu orang itu sudah lenyap, pergi menempuh jalannya sendiri. Orang-orang, termasuk kita, bisa menamakannya kehilangan, berduka, marah, kecewa, pengkhianatan, dan sebagainya. Akan tetapi ketika sampailah pada visi akhir hidup, kita menyebutnya pengelanaan.

image, courtesy of ice-glaces.ec.gc.ca

Advertisements

2 thoughts on “Selayang Pandang tentang ‘Kehilangan’

  1. iin says:

    yeah life sucks.

    many comes many goes. that’s it. *sambil mencibir dan tertawa pahit* hahahahhaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: