syukur

menatap terbit matahari seraya menyambut cinta yang bersemi kembali di ufuk reinkarnasi waktu

setarik nafas perjumpaan kutulis untukmu dalam selarik puisi mengabadikan mekar kuntum mawar di kedua bola matamu

dan jari teratai sukma menggelitik hati kita
“akankah kita menyentuh wajah Tuhan hari ini?”

image, courtesy of gettyimages.com

Advertisements
Tagged , , , ,

8 thoughts on “syukur

  1. lina ling says:

    kita akan menemu Tuhan…., jika kita berusaha mengetuk pintu-Nya 🙂

  2. ketika kita berdiam sejenak dan benar-benar mengamati, wajah Tuhan ada di mana-mana, termasuk di dalam hati kita sendiri 🙂

  3. Introverto says:

    semuanya bisa di “Tuhan”kan…atau di Tuhan kan… situ mengerti bukan? secara situ orang aneh? *siap2 marathon ke cibubur* (*sssaaaaahhh ada yang ngarep*)

  4. demoffy says:

    Hari ini, esok dan seterusnya…
    kita selalu bersama tuhan.. 🙂

    salam kenal.. 😉

  5. devieriana says:

    “nggigit” banget nih puisinyah..
    *krakuk..*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: